Senin, 31 Oktober 2016

Nomor Penting

Presiden RI: Joko Widodo +628122600960
Wakil Presiden RI: M Jusuf Kalla +62811 155644
Menteri Sekretaris Negara: Praktino +62811283002
Menko Bidang Polhukam: Tedjo Edy Purdijatno +628123045014
Menko Bidang Perekonomian: Sofjan Djalil +62811854482
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani +628161822778
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago +62811848554
Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan +628172321111, +628112255880
Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti +62811211365
Menteri Pariwisata: Arief Yahya Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral: Sudirman Said +628118890318
Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo +6281510090000, +62811899899
Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi +62817812586
Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu +628159718274
Menteri Hukum dan HAM: Yasonna H Laoly +62811 888719
Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara +62818192021
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi +62816796877
Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro +62816738254
Menteri BUMN: Rini M Soemarno +62816723690
Menteri Perindustrian: M Saleh Husin +62811900011
Menteri Perdagangan: Rachmat Gobel +628558881239
Menteri Pertanian: Amran Sulaiman +6281524076477
Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri +628118409041
Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya +628121116061
Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan +62811977172
Menteri Agama: Lukman Hakim Saefuddin +62818959469
Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek +28161840948
Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa +6281319006998
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohanan Yambise +6285354792679
Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi +62811194972
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Ja'far +62811951713 *
Beberapa Menteri, tidak publikasikan no hp mereka Nomer-nomer handphone yang dipubliaksikan ke publik tersebut, ternyata tidak semuanya dalam keadaan aktif atau on; hal tersebut diketahui melalui beberapa "percobaan" mengirim pesan dan menelpon. Ketika beberapa waktu lalu, saya mencoba mengirim pesan ke beberapa menteri, termasuk menteri dikenal secara piabdi, "pesan tiba di sana" setelah lebih dari 1-2 jam. Sama halnya, dengan melakukan panggilan telpon, yang jawab adalah "mesin penjawab," telepon yang Anda hubungi tidak aktif, coba ulangi beberapa saat lagi. Beda dengan jika mengirim pesan ke nomor HP Presiden, nomor lama, sejaka jadi Gubernur DKI, pesannya langsung tiba atau masuk; artinya HP yang Presiden gunakan, entah di ajudan atau dipegang sendiri, tetap on atau tak pernah dimatikan. Nah, silahkan coba hubungi nomor-nomor di atas; jika mau nelpon, maka terlebih dulu kirim pesan tentang maksud Anda menelpon dan nama Anda, kemudian tunggu konfirmasi dari para ajudan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar